Sabtu, 18 Oktober 2008

Metroseksual

Jurus Jitu Selesaikan Pertikaian

Foto : Corbis
DALAM hidup pasti akan dihiasi dengan perbedaan pendapat, baik itu di rumah, kantor, dengan teman, bahkan dengan pasangan Anda. Melalui perbedaan pendapat dapat memicu pertengkaran yang wajar terjadi. Namun saat pertengkaran memicu ke hal-hal lainnya, sepertinya sudah tidak sehat.

Pertengkaran dalam sebuah hubungan semakin menyehatkan hubungan tersebut saat keduanya saling mengerti dan menghargai satu sama lain. Kekuatan cinta pun menjadi faktor pendukung lainnya yang semakin mengokohkan hubungan asmara.

Nah agar pertengkaran tidak berkepanjangan dan menyulut perang dunia, ada beberapa jurus jitu untuk menyelesaikan pertikaian dalam hubungan. Seperti yang dikutip dari Cosmopolitan.

Jebak si dia untuk menceritakan apa yang terjadi

Masalah memang sering datang silih berganti. Namun Anda tidak perlu marah atau mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan hati, cukup tanyakan baik-baik kepadanya apa yang terjadi.

Bila si dia masih diam membisu, Anda dapat menjebaknya dalam sebuah pertanyaan. Langkah ini dilakukan untuk membuatnya sulit berkelit sehingga dia akan menceritakan apa yang terjadi dan yang sedang dirasakannya.

Tetap tenang

Mungkin tidak mudah membuat si dia sedikit terbuka untuk mengungkapkan isi hati, tapi bukan berarti Anda harus marah padanya. Bila berada dalam posisi seperti ini, Anda harus tetap bersikap tenang dan tidak perlu marah atau menyakiti hatinya dengan kata-kata kasar.

Tanyakan permasalahan yang dihadapi dan apa yang diinginkannya

Jangan hanya berdiam diri saja menunggu penjelasan dari si dia. Tidak ada salahnya bagi Anda untuk menanyakan apa yang terjadi padanya.

Bersikap terbuka dengan menaruh perhatian pada pasangan pasti akan membuatnya merasa senang mengetahui Anda masih memerhatikan hal yang terkecil darinya. Tanyakan juga apa yang dia harapkan dan inginkan dari hubungan yang dibina agar tidak selalu diliputi masalah.

Mengambil langkah untuk break

Mengambil langkah untuk break dalam hubungan bukan berarti Anda harus putus dari si dia. Tapi inilah waktunya untuk Anda dan pasangan memikirkan kembali hubungan yang diinginkan. Yaitu hanya diwarnai dengan pertengakaran atau kebahagiaan karena dilingkupi perasaan cinta?

Meminta maaf

Walau amat mudah diungkapkan, tetapi tidak selamanya permintaan maaf mudah untuk diterima. Jika Anda dan pasangan dilingkupi cinta yang dewasa, tentu tidak perlu menunggu siapa yang lebih dulu mengungkapkan maaf, tetapi akan lebih baik bila Anda dan pasangan dapat saling menyadari untuk melakukannya.

Sentuhan lembut dan pesan romantis

Tak hanya sebatas permintaan maaf, ada baiknya Anda dan pasangan mengiringi tindakan dengan menyentuh atau membelai lembut si dia. Selain itu Anda juga dapat melayangkan sebuah pesan romantis yang diselipkan pada sebuah buket bunga yang diberikan padanya.

Fokus pada hubungan kalian berdua

Ini adalah waktunya untuk berpikir serius dan fokus pada hubungan yang sedang dibina. Sebuah permasalahan dalam hubungan pastinya akan memengaruhi setiap kegiatan Anda dan pasangan, oleh karena itu sebaiknya ambil langkah serius untuk menyikapi dengan bijak setiap permasalahan yang ada.

Metroseksual

Jurus Jitu Selesaikan Pertikaian

Foto : Corbis
DALAM hidup pasti akan dihiasi dengan perbedaan pendapat, baik itu di rumah, kantor, dengan teman, bahkan dengan pasangan Anda. Melalui perbedaan pendapat dapat memicu pertengkaran yang wajar terjadi. Namun saat pertengkaran memicu ke hal-hal lainnya, sepertinya sudah tidak sehat.

Pertengkaran dalam sebuah hubungan semakin menyehatkan hubungan tersebut saat keduanya saling mengerti dan menghargai satu sama lain. Kekuatan cinta pun menjadi faktor pendukung lainnya yang semakin mengokohkan hubungan asmara.

Nah agar pertengkaran tidak berkepanjangan dan menyulut perang dunia, ada beberapa jurus jitu untuk menyelesaikan pertikaian dalam hubungan. Seperti yang dikutip dari Cosmopolitan.

Jebak si dia untuk menceritakan apa yang terjadi

Masalah memang sering datang silih berganti. Namun Anda tidak perlu marah atau mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan hati, cukup tanyakan baik-baik kepadanya apa yang terjadi.

Bila si dia masih diam membisu, Anda dapat menjebaknya dalam sebuah pertanyaan. Langkah ini dilakukan untuk membuatnya sulit berkelit sehingga dia akan menceritakan apa yang terjadi dan yang sedang dirasakannya.

Tetap tenang

Mungkin tidak mudah membuat si dia sedikit terbuka untuk mengungkapkan isi hati, tapi bukan berarti Anda harus marah padanya. Bila berada dalam posisi seperti ini, Anda harus tetap bersikap tenang dan tidak perlu marah atau menyakiti hatinya dengan kata-kata kasar.

Tanyakan permasalahan yang dihadapi dan apa yang diinginkannya

Jangan hanya berdiam diri saja menunggu penjelasan dari si dia. Tidak ada salahnya bagi Anda untuk menanyakan apa yang terjadi padanya.

Bersikap terbuka dengan menaruh perhatian pada pasangan pasti akan membuatnya merasa senang mengetahui Anda masih memerhatikan hal yang terkecil darinya. Tanyakan juga apa yang dia harapkan dan inginkan dari hubungan yang dibina agar tidak selalu diliputi masalah.

Mengambil langkah untuk break

Mengambil langkah untuk break dalam hubungan bukan berarti Anda harus putus dari si dia. Tapi inilah waktunya untuk Anda dan pasangan memikirkan kembali hubungan yang diinginkan. Yaitu hanya diwarnai dengan pertengakaran atau kebahagiaan karena dilingkupi perasaan cinta?

Meminta maaf

Walau amat mudah diungkapkan, tetapi tidak selamanya permintaan maaf mudah untuk diterima. Jika Anda dan pasangan dilingkupi cinta yang dewasa, tentu tidak perlu menunggu siapa yang lebih dulu mengungkapkan maaf, tetapi akan lebih baik bila Anda dan pasangan dapat saling menyadari untuk melakukannya.

Sentuhan lembut dan pesan romantis

Tak hanya sebatas permintaan maaf, ada baiknya Anda dan pasangan mengiringi tindakan dengan menyentuh atau membelai lembut si dia. Selain itu Anda juga dapat melayangkan sebuah pesan romantis yang diselipkan pada sebuah buket bunga yang diberikan padanya.

Fokus pada hubungan kalian berdua

Ini adalah waktunya untuk berpikir serius dan fokus pada hubungan yang sedang dibina. Sebuah permasalahan dalam hubungan pastinya akan memengaruhi setiap kegiatan Anda dan pasangan, oleh karena itu sebaiknya ambil langkah serius untuk menyikapi dengan bijak setiap permasalahan yang ada.

Resensi Buku 2

The Vendetta, Pembunuhan Para Mantan Agen CIA

Selasa, 7 Oktober 2008 - 15:22 wib


Kover The Vendetta
Judul Buku:
The Vendetta

Pengarang:
David Stone

Penerbit:
Dastan Books

Tebal:

509 halaman

Cetakan I:

Mei 2008

Micah Dalton berduka. Sahabatnya, Porter Naumann yang merupakan mantan agen CIA, ditemukan meninggal dengan kondisi yang sangat mengenaskan di depan sebuah gereja kecil di kota Cortona, Italia.

Investigasi awal kepolisian Cortona menyimpulkan bahwa Naumann bunuh diri. Dalton menyangsikan hal tersebut karena dia kenal betul sifat Naumann yang gigih dan pantang menyerah. Sahabatnya itu bukanlah orang yang mudah putus asa, sehingga berujung dengan mengakhiri hidupnya sendiri.

Jack Stallworth, Kepala Seksi Tim Pembersih CIA sekaligus atasan Micah, mengizinkannya untuk menyelidiki kematian Naumann. Sebelum berangkat ke Cortona untuk memulai penyelidikan, Dalton mengunjungi Ristorante Carovita, kafe yang dikunjungi Naumann di Venezia sebelum dia meninggal.

Di sela-sela lamunannya mengenang sahabatnya sambil ditemani sebotol minuman, dia melihat seorang lelaki Amerika tua, berbadan tegap, entah seorang koboi atau Indian. Entah mengapa Dalton tertarik mengamati pria itu. Maka ketika kotak cerutu si pria ketinggalan di meja, Dalton mengambilnya agar mempunyai alasan untuk menemui pria itu.

Malam itu di dalam kamar hotel yang dipesan Porter di Venezia, tiba-tiba Dalton mengalami halusinasi hebat. Dia merasa digigit oleh laba-laba hijau zamrud yang beracun. Dalam usahanya mengobati tangannya yang digigit, dia melihat hantu Porter bahkan bercakap-cakap dengannya. Keesokan paginya saat Dalton berniat pergi ke Cortona lagi, instingnya membuatnya melangkahkan kaki kembali ke kafe yang semalam. Dia menanyakan alamat si pria Amerika pada seorang pelayan kafe.

Setelah Dalton berhasil menemukan tempatnya yang ternyata sebuah rumah sewa, kamar yang dihuni oleh si Amerika telah kosong. Pemilik rumah itu mengatakan bahwa penyewa kamar itu bernama Sweetwater. Dia juga mengizinkan Dalton untuk menggeledah kamar tersebut. Lalu Dalton menemukan sebuah kantung berisi bubuk tak dikenal. Saat kantung itu dibuka, Dalton jatuh pingsan setelah sebelumnya seperti berhalusinasi lagi.

Duka Dalton bertambah saat CIA menemukan istri dan kedua anak Porter tewas di rumah mereka di London. CIA menduga Porter membunuh keluarganya lalu pergi ke Italia dan bunuh diri di sana. Tapi Dalton menemukan fakta menarik bahwa di dalam kamar hotel yang disewa Porter di Cortona, di Venezia, dan di dalam rumahnya di London terdapat bunga yang sama, yaitu Morning Glory. Bunga itu adalah jenis nokturnal atau makhluk malam yang membuka kelopaknya hanya pada malam hari.

Analisisnya adalah, bahwa seseorang menyimpan suatu bubuk dalam bunga itu lalu diletakkan/dikirim ke kamar hotel dan ke rumah Porter. Lalu malam harinya kelopak buka membuka sehingga bubuk itu menyebar dalam ruangan dan menyebabkan halusinasi bagi penghirupnya.

Berbekal fakta tersebut, Dalton bersemangat untuk kembali ke Italia untuk mencari Sweetwater. Namun atasannya melarang karena Dalton terlibat masalah dengan orang Kroasia di Venezia, selain itu dia belum sepenuhnya pulih dari efek bubuk yang dia hirup di kamar Sweetwater. Maka Dalton mengubah cara penyelidikannya dengan melacak Sweetwater melalui database komputer CIA.

Saat pelacakannya mulai menunjukkan titik terang, dia tidak bisa mendapatkan data lagi karena memasuki area akses terbatas. Dalton pun menduga bahwa kematian Naumann berhubungan erat dengan operasi CIA.

Alih-alih mengizinkan Dalton melanjutkan pencarian, Stallworth malah memberinya tugas lain. Yaitu menemui Willard Fremont, pensiunan CIA yang sekarang berada di penjara federal. Awalnya Dalton menerima tugas ini dengan setengah hati. Tapi ternyata dari Fremont diketahui bahwa rekan setimnya semasa di CIA (tim Eselon) telah terbunuh dengan mengenaskan, serupa dengan yang dialami Naumann. Maka terbukalah fakta bahwa ada orang yang mengincar nyawa para anggota tim Eselon.

Mengapa si pembunuh mengincar nyawa mereka? Mengapa Naumann juga dibunuh padahal dia bukan anggota Eselon? Benarkah Sweetwater pelakunya? Dan apa arti "Sweetwater" itu?

Pertanyaan-pertanyaan diatas pasti akan terbersit di pikiran anda saat membaca novel karya David Stone ini. Banyak hal tak terduga di dalamnya, dan tentu saja diwarnai ketegangan. Misalnya saat Micah Dalton bertahan hidup sendirian setelah dua rekannya tewas diterjang peluru dari jarak 183 meter. Selain itu novel ini juga dibumbui dengan sedikit pengetahuan tentang beberapa suku Indian di Amerika.

Saya berpendapat The Vendetta cukup menarik dalam mengemas misteri dan ketegangan dalam melacak pembunuh yang sebenarnya. Apalagi akar permasalahan yang menyulut rentetan pembunuhan ini ternyata merupakan sebuah konspirasi tingkat tinggi di dalam tubuh CIA.

Selain hal yang menarik itu, ada bumbu yang sedikit kurang pas menurut saya yaitu adanya penampakan hantu Porter Naumann. Karena pemunculan hantu biasanya identik dengan cerita khayalan alias tidak nyata. Sedangkan kisah investigasi pembunuhan adalah suatu kisah yang sangat nyata dan penuh dengan logika. Namun demikian, novel ini tetap mengasyikkan untuk anda baca hingga lembar terakhir.

Resensi Buku

Absolute Fear, Obsesi Cinta & Pembalasan Dendam


Kover Absolute Fear
Judul Buku:
Absolute Fear

Pengarang:
Lisa Jackson

Penerbit:
Dastan Books

Cetakan:
1, Juni 2008

Tebal:
612 halaman

Bagaimana perasaan anda, jika semua kehidupan indah yang anda nikmati saat ini seketika berubah menjadi mimpi buruk yang tidak berkesudahan?

Hal itulah yang dialami Eve Renner. Selama hidupnya dia adalah wanita yang bahagia. Eve begitu disayangi oleh orangtua dan kakek neneknya, walau dia hanyalah anak angkat. Malahan dia mendapat warisan dari sang nenek yaitu sebuah rumah yang selama ini ditempati oleh kakek dan neneknya. Dia juga memiliki kekasih, Cole Dennis, seorang pengacara yang mapan yang begitu mencintainya.

Awal menghilangnya kebahagiaan itu dimulai dengan tewasnya Roy Kajak, sahabat lamanya. Eve menemukan mayat Roy di dalam pondok milik paman Roy dengan leher teriris dan tato di keningnya bertuliskan angka 212. Dia berusaha menelepon 911 namun tidak mendapat jaringan.

Ketegangan bertambah saat dia mendengar langkah kaki seseorang dan dia langsung menduga bahwa pembunuh Roy masih berada dalam pondok itu. Di tengah usahanya bersembunyi, sebuah peluru mengenai Eve dan sebelum dia terjatuh pingsan, wajah Cole Dennis yang ia lihat.

Tiga bulan berlalu sejak kejadian itu. Eve yang merasa kondisinya telah membaik memutuskan kembali ke rumahnya di New Orleans setelah menjalani pemulihan di rumah kakaknya, Kyle, di Atlanta.

Pada hari itu, Cole juga dibebaskan dari tahanan setelah dia tidak terbukti melakukan pembunuhan terhadap Roy. Dan di hari itu juga, Eve mulai menerima teror telepon, bahkan ada orang yang menyusupkan sebuah amplop di mobil Eve. Amplop itu berisi guntingan-guntingan koran mengenai Faith Chastain, seorang pasien di Rumah Sakit Jiwa Our Lady of Virtue yang telah meninggal 20 tahun yang lalu.

Malam itu Cole mendapat telepon dari Dr Terrence Renner, ayah Eve yang dulu bekerja di Our Lady of Virtue sekaligus mantan klien Cole. Sesampainya Cole di rumah Terrence, ternyata ayah Eve sudah menjadi mayat dengan leher teriris serta tato di keningnya bertuliskan angka 101, seperti mayat Roy hanya berbeda angka yang ditatokan.

Cole merasa dijebak oleh si pelaku, maka ia mengajak Eve untuk bekerja sama memecahkan kasus ini setelah berhasil meyakinkan Eve bahwa bukan dia yang menembak Eve tiga bulan yang lalu.

Berdasarkan kiriman amplop yang berisi berita-berita mengenai pembunuhan Faith Chastain, maka Cole dan Eve berpendapat bahwa semua kejadian ini berawal dari Our Lady of Virtue. Rumah sakit ini memang sudah lama ditinggalkan, tetapi gerejanya masih digunakan. Maka Eve berencana menemui Suster Rebecca yang sekarang menjadi kepala biara Our Lady of Virtue.

Dikarenakan kesibukannya sebagai kepala biara, suster Rebecca belum bisa ditemui. Lalu Eve-pun nekat memasuki bekas bangunan rumah sakit. Ruangan demi ruangan dia lewati, sambil terkenang masa kecilnya yang menjadikan rumah sakit ini sebagai tempat bermainnya bersama Roy. Mereka dulu mempunyai tempat rahasia, yaitu loteng di atas ruangan lantai tiga. Lantai loteng itu berlubang sehingga Eve dan Roy kecil suka mengintip para pasien yang ruangannya di bawah loteng. Termasuk ruangan 307 yang ditempati oleh Faith Chastain.

Hari itu Eve juga menaiki tangga yang mengitari cerobong, menuju loteng itu. Di sana dia menemukan lemari arsip pasien-pasien yang pernah dirawat di Our Lady of Virtue dan menemukan bonekanya yang diberi nama Charlotte. Boneka itu dibuat sendiri oleh almarhum neneknya, tapi seingatnya dia tidak pernah membawa boneka itu ke dalam loteng.

Melihat bonekanya tertelungkup dengan pose yang aneh, Eve mengambil boneka itu. Dia terkejut melihat perut Charlotte robek-robek yang tertulis angka 444 dengan darah dan di bawahnya tertulis nama EVE.

Korban selanjutnya adalah suster Rebecca dan suster Vivian dengan tato di keningnya masing-masing 111 dan 323. Cole menuliskan semua korban dengan angka di keningnya. Dia menyimpulkan bahwa baik nama korban dan angka itu merupakan palindrome ?terbaca sama baik dari depan maupun belakang. Cole juga menyadari bahwa Eve juga bisa menjadi korban yang selanjutnya.

Nikmati ketegangan saat polisi dan Cole berusaha menemukan identitas si pelaku, mengapa dia membunuh para korban yang berhubungan dekat dengan Eve ataupun Our Lady of Virtue, apa rahasia besar yang disimpan rapat-rapat di Rumah Sakit Jiwa Our Lady of Virtue selama puluhan tahun, dan apa hubungan Eve Renner dengan Faith Chastain? Serta dendam dan obsesi apakah yang melingkupi hati si pelaku?

Lisa Jackson berhasil membungkus kisah misteri ini dengan begitu apik dan dibumbui romansa Cole dan Eve maupun Montoya dan Abby. Absolute Fear sangat layak anda baca dan dijamin bakal memacu detak jantung anda.

Travel

Menikmati Pesona Borobudur

Sabtu, 18 Oktober 2008 - 17:55 wib


Foto: Ist
SIAPA tak kenal Candi Borobudur? Candi Buddha yang terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah ini memiliki 1.460 relief dan 504 stupa Buddha di kompleksnya. Benarbenar sebuah keajaiban dunia yang memikat hati.

Candi Borobudur dibangun oleh Raja Samara tungga, salah satu raja kerajaan Mataram Kuno, keturunan Wangsa Syailendra. Berdasarkan prasasti Kayumwungan, seorang Indonesia bernama Hudaya Kandahjaya mengungkapkan bahwa Borobudur adalah sebuah tempat ibadah yang selesai dibangun 26 Mei 824.

Nama Borobudur berarti sebuah gunung yang berteras-teras (budhara), sementara beberapa yang lain mengatakan Borobudur berarti biara yang terletak di tempat tinggi. Bangunan Borobudur sendiri berbentuk punden berundak terdiri atas 10 tingkat dengan tinggi 42 meter. Namun setelah direnovasi, tinggi candi ini sekitar 34,5 meter.

Dari 10 tingkat itu, enam tingkat paling bawah berbentuk bujur sangkar dan tiga tingkat di atasnya berbentuk lingkaran dan satu tingkat tertinggi yang berupa stupa Buddha yang menghadap ke arah barat. Setiap tingkatan melambangkan tahapan kehidupan manusia. Bagian dasar Borobudur, disebut Kamadhatu, melambangkan manusia yang masih terikat nafsu.

Empat tingkat di atasnya disebut Rupadhatu melambangkan manusia yang telah dapat membebaskan diri dari nafsu, tapi masih terikat rupa dan bentuk. Sementara, tiga tingkat di atasnya, tempat Buddha diletakkan di dalam stupa yang berlubang-lubang disebut Arupadhatu, melambangkan manusia yang telah terbebas dari nafsu, rupa, dan bentuk Sementara tingkatan paling atas yang disebut Arupa atau melambangkan nirwana, tempat Buddha bersemayam.

Borobudur tak sekadar bangunan berundak. Setiap tingkatan candi memiliki relief-relief indah yang bercerita tentang suatu kisah yang sangat melegenda, yaitu Ramayana. Namunterdapatpulareliefyang menggambar kan kondisi masyarakat saat itu, seperti bertani dan berlayar.

Tak heran jika dalam satu tahun, sekitar 1 juta lebih wisatawan mengunjungi candi ini. Hanya saat gempa bumi Yogyakarta 27 Mei 2006, pengunjung candi ini menurun. Maklum, sarana dan prasarana sekitar candi mengalami kerusakan hebat, terutama di Yogyakarta. Masyarakat sekitar pun tidak sempat memikirkan untuk melakukan kunjungan wisata ke candi ini, seperti yang sudah biasa dilakukan. Beruntung, gempa itu tidak meluluhlantakkan candi nan ajaib ini.

Seiring berjalannya waktu, pengaruh gempa bumi pada dunia pariwisata Yogyakarta dan sekitarnya mulai pulih. Kondisi itu juga terjadi pada kunjungan wisata candi Borobudur. Tahun 2007 lalu, kunjungan wisata di candi ini mampu mencapai angka 1,5 juta lebih. Tahun ini, pengelola Borobudur menargetkan kunjungan wisata sebanyak 1,8 juta orang.

Karena itu, tak hanya waktu siang yang dibidik untuk memenuhi target kunjungan itu. Dalam waktu-waktu tertentu, sebuah acara pentas sendratari Mahakarya Borobudur digelar pada malam hari. Pentas itu sekaligus menghidupkan wisata malam candi Borobudur.

Wakil Kepala Unit Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) Pudjo Suwarno menyebutkan, tahun ini, pentas Sendratari telah dihelat 3 kali.

Masing-masing pada 17 Mei 2008, 5 Juli 2008, dan 2 Agustus 2008. Dari tiga pementasan itu, pentas pertama dilakukan mendekati Waisak. "Kita juga optimistis gaung pementasan Sendratari Mahakarya Borobudur pada malam hari itu akan relatif besar dan mampu memikat wisatawan untuk bertandang ke Candi Borobudur," katanya.

Masih Ada Pesona Candi yang Lain

Di sekitar candi Borobudur, Anda bisa mengunjungi candi-candi yang lain. Maklum, selain Borobudur, Kabupaten Magelang juga menawarkan wisata ke sejumlah candi yang memang gaungnya kalah dibanding Borobudur. Antara lain Candi Mendut, Pawon, Selogriyo, serta candi Aso.

Untuk Candi Mendut, terletak kurang lebih 3 km sebelum Candi Borobudur dari arah Yogyakarta. Candi ini memiliki atap yang berbentuk limas dan di dalamnya terdapat patung Buddha yang diapit dua arca.

Sementara Candi Pawon merupakan bangunan suci Buddha yang disebut dalam prasasti karang tengah 824 m. Letaknya juga segaris dengan Candi Mendut dan Candi Borobudur karena terletak di Desa Brojonalan, Kecamatan Borobudur.

Untuk Candi Selogriyo, terletak pada kaki bukit condong berbatasan dengan bukit Giyanti. secara keseluruhan terletak di lereng Bukit Sukorini sebelah timur Gunung Sumbing di Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang. Candi ini merupakan bangunan tunggal yang memiliki bentuk tidak berbeda dengan candi-candi Hindu lainnya.

Apa sih Mahasiswa itu???

Mahasiswa Jadi Ujung Tombak

PALEMBANG - Mahasiswa selayaknya menjadi ujung tombak dalam memperjuangkan dan memperbaiki kualitas bangsa melalui kemampuan intelektual yang dimilikinya.

Mahasiswa juga dituntut mampu menangkap perasaan rakyat akan pentingnya kesejahteraan, demokrasi, dan keadilan. Dosen Program Pascasarjana Studi Ilmu Politik Universitas Indonesia Yuddy Chrisnandi mengatakan, secara faktual, mahasiswa menjadi ujung tombak sekaligus mainstream gerakan perubahan yang berlangsung di mana pun.

Mengingat, mahasiswa merupakan kelompok masyarakat yang mampu menemukan argumentasi rasional mengenai kondisi yang buruk dan tidak sesuai dengan semangat konstitusi atau nilai kemanusiaan. "Hanya mahasiswa yang mampu menjadi agen perubahan sekaligus kekuatan yang paling ditakuti rezim penguasa yang korup di wilayah mana pun," ujar Yuddy dalam acara diskusi dan bedah buku nasional Beyond Parlement di Universitas Sriwijaya (Unsri), Inderalaya, Sumatera Selatan.

Sejak dulu, kata Yuddy, gerakan mahasiswa terus berlangsung dan mengalami pasang surut. Sejak 1966, gerakan Soekarno yang pada saat itu dinilai mengabaikan demokrasi, tumbang oleh mahasiswa. Begitu pula dengan kekuasaan rezim Soeharto yang harus jatuh oleh mahasiswa pada 1998.� "Saat itu mahasiswa mampu menjadi motor gerakan reformasi nasional yang memicu kesadaran masyarakat untuk bangkit," paparnya di hadapan sedikitnya 200 mahasiswa.

Dia menjelaskan, dalam gerakan reformasi, mahasiswa tidak pernah mempersoalkan siapa yang akan menjadi pemimpin. Namun, yang lebih ditekankan adalah bagaimana menjalankan proses demokrasi di bawah platform reformasi. Hal ini mengindikasi bahwa gerakan mahasiswa merupakan gerakan independen, nonpartisan, serta lebih menekankan pada substansi perubahan, bukan pada pelaksana perubahan tersebut.

Dalam masyarakat Indonesia, lanjut dia, mahasiswa merupakan sebuah kelompok kecil yang hanya mengisi 5 persen dari 22,2 juta rakyat Indonesia. Namun, di balik semua itu, mahasiswa harus mampu menjadi pionir. Dalam buku Beyond Parlement hasil karyanya,Yuddy juga menggagas mengenai hegemoni politik yang dinilai tidak memberikan peluang memadai bagi munculnya kader-kader muda yang mempunyai potensi.Padahal,ujar dia, kaum muda adalah kelompok yang berpikir kritis dan revolusioner dalam bertindak.

Buku ini sendiri, menurut Yuddy, disosialisasikan di hampir semua perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia serta sejumlah PTS besar di Pulau Jawa dan beberapa kota di luar Jawa. "Setelah dari Unsri, direncanakan kami akan mengunjungi Universitas Riau dan beberapa PT di Sulawesi," ujarnya. Sementara itu, Presiden Mahasiswa Unsri Aang Kunaifi mengatakan, kegiatan ini digelar untuk memperingati 80 tahun kelahiran Sumpah Pemuda.

Melalui refleksi gerakan ini, pihaknya berharap mampu memotivasi kembali dan meningkatkan semangat para mahasiswa untuk tetap berjuang memperbaiki nasib bangsa. Aang mengakui, akibat pengaruh globalisasi yang cukup kuat, tidak jarang mahasiswa justru menjauh dari peran dan fungsinya sebagai kaum cendekiawan.

Bahkan, mahasiswa justru lebih memilih untuk apatis dengan kondisi sosial yang ada. "Kami ingin mahasiswa mampu memahami arti gerakan Sumpah Pemuda secara lebih substansial," ungkapnya.

Film Terbaru

Siasat Menipu Kematian

Film: The Coffin

Sutradara: Ekachai Uekrongtham

Skenario: Ekachai Uekrongtham

Pemain: Karen Mok, Ananda Everringham, Andrew Lin, Napakpha Nakprasitte, Aki Shibuya

Genre: Horor

Produksi: Tifa Company LTD

“Kematian itu indah. Itulah yang dikatakan seorang teman kepada saya beberapa waktu lalu. Saya hanya mengatakan, dia tidak waras,” demikian dikatakan sutradara dan penulis skenario terkenal negeri “Gajah Putih” Thailand, Ekachai Uekrongtham.

Uekrongtham pun berpikir dan berbicara dalam hati, “Bagaimana menjadikan kematian sebagai sesuatu yang indah? Mungkin, untuk dirinya dan keluarganya. Di mana dia memiliki keluarga yang sukses dalam berbisnis peti mati di kawasan Pecinan di Kota Bangkok, Thailand.”

Setelah setiap hari Uekrongtham mengunjungi toko milik keluarga temannya itu, dirinya selalu dekat dengan seluruh barang-barang untuk memperindah peti mati. Suatu hari, kawannya itu dengan nada berkelakar kembali mengatakan kepada dirinya, bagaimana jika Uekrongtham tidur di dalam sebuah peti mati.

“Khayalan saya mulai menerawang jauh mengenai seseorang yang belum mati, tetapi tidur di dalam peti mati. Mengenai hal ini, saya pun teringat akan tradisi masyarakat Thailand, di mana banyak orang percaya bahwa tidur di dalam peti mati bisa menghilangkan segala malapetaka, penyakit, dan kematian,” ujar Uekrongtham.

Dari situlah Uekrongtham menulis sebagai skenario kemudian mengangkatnya ke layar lebar dengan film bergenre horor, The Coffin. Hadirnya The Coffin ini semakin membuktikan bahwa para sineas Thailand tidak pernah kehabisan ide untuk berkreasi menghasilkan film-film horor yang berkualitas. Film-film horor Thailand sebelumnya yang menyita perhatian penonton Indonesia adalah Shutter, Alone, atau The House.

Pada The Coffin, Uekrongtham mengajak kita agar jangan melawan takdir, meskipun menurut tradisi masyarakat Thailand, takdir bisa dilawan dengan melakukan upacara “Non Leong Sadorcro” atau tidur di dalam peti mati untuk menghapus nasib buruk.

Upacara itu sendiri pernah dilakukan di sebuah kuil yang terletak di provinsi Thailand bagian Timur Laut. Upacara itu tidak hanya diyakini oleh orang Thailand, bahkan orang asing pun mengetahuinya dan tertarik untuk melakukannya. Menariknya lagi, upacara ini berhasil masuk dalam Guinness Book Of Records sebagai upacara pemakaman terbesar di seluruh dunia karena diikuti oleh 1.000 orang.

Indonesia sendiri pada tahun 2002 juga pernah memproduksi film dengan judul yang sama Peti Mati (The Coffin). Hanya saja, cerita dari film The Coffin ala Indonesia dengan Thailand jauh berbeda. Kalau dalam film Peti Mati (The Coffin), menceritakan sebuah peti mati yang tidak mau menerima jasad seseorang, karena peti mati itu sudah ditakdirkan dipakai untuk jasad orang yang diinginkannya.

Karma

Dalam mengemas film horor yang akan mulai beredar di bioskop Blitzmegaplex di Indonesia mulai tanggal 15 Oktober ini, Uekrangthom mengajak para penonton untuk terus memacu adrenalinnya.

Pasalnya, sejak awal hingga akhir, film ini memberikan adegan-adegan yang menegangkan. Itu belum lagi ditambah efek suara (dolby) yang kuat, pencahayaan yang mistis, serta lokasi syuting yang angker seperti di sebuah kuil yang usianya sudah 100 tahun.

Sementara untuk menambah kualitas adegannya, The Coffin didukung oleh aktor dan aktris ternama dari beberapa negara. Peran utama pria akan dipegang oleh Ananda Everringham. Bagi para pencinta film horror Thailand terutama Shutter, pasti sudah mengenal Ananda Everringham, karena dia adalah peran utama pria. Sementara itu, peran utama wanita dipegang oleh Karen Mok. Nama yang sudah sangat dikenal karena dia adalah bintang terkenal Hong Kong, baik sebagai pemain film, penyanyi, maupun model.

Melalui film ini, sang sutradara film Beautiful Boxer tersebut berusaha menyampaikan pesan agar manusia tidak tergoda untuk mengubah nasib, sehingga berusaha menipu kematian. Hal inilah yang dilakukan oleh Chris (Ananda Everringham) dan seorang perempuan pendatang dari Hong Kong, Sue (Karen Mok). Baik Chris maupun Sue adalah orang yang putus asa sehingga harus memainkan nasibnya dengan mengikuti upacara tersebut.

Chris putus asa karena kekasih yang sangat dicintai, yaitu Marico telah lama koma di rumah sakit karena penyakit kanker. Sebaliknya, Sue merasa khawatir dengan adanya sel-sel kanker pada paru-parunya. Akhirnya, dalam sebuah kuil, bersama dengan ribuan orang, Chris dan Sue tidur di dalam sebuah peti mati dari ribuan peti mati yang mengelilingi patung Buddha berukuran raksasa.

Di dalam peti mati tersebut, baik Chris maupun Sue mengalami hal-hal yang mengerikan. Akan tetapi, setelah upacara usai, keinginan Chris dan Sue terpenuhi. Kejadian yang menakjubkan pun terjadi. Marico sudah kembali ke pangkuan Chris dengan kondisi sehat, sedangkan Sue juga sembuh dari kanker paru-parunya.

Nonton dah biar gak ketinggalan..

Endang S

Footprints

Footprints
ShaJee

Friend & BRo